Rabu, 13 Mei 2020

Tugas Manajemen keuangan 2

1. Apa yang dimaksud dengan pasar modal menurut BEI? Produk keuangan apa saja yang diperdagangkan di Pasar Modal Indonesia?
Jawab: 
Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya. Produk yang diperdagangkan di pasar modal merupakan instrumen jangka panjang (jangka waktu lebih dari 1 tahun) seperti saham, obligasi, waran, right, reksa dana, dan berbagai instrumen derivatif seperti option, futures, dan lain-lain.

2. . Jelaskan keuntungan dan risiko saham!
Jawab: 
Kelebihan: mendapat dividen dan mendapat capital gain
Risiko: berpeluang mendapatkan capital loss dan risiko likuidasi

3. Sebutkan dan jelaskan klasifikasi sektor dan subsector di pasar saham Indonesia!
Jawab: 
Ada 9 sektor di pasar saham Indonesia, yaitu?:
1. Agricukture: mencakup usaha di bidang tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan jasa-jasa yang secara langsung terkait dengan bidang tersebut.
- Crops
- Plantation
- Animal Husbandary
- Fishery
2. Mining: usaha di bidang pertambangan dan penggalian, seperti pertambangan batu bara, minyak dan gas bumi, biji logam, penggalian batu-batuan, tanah liat, pasir, penambangan dan penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, dan bahan pupuk, serta penambangan gips, aspal dan gamping.
- Coal Mining
- Crude Petroleum & Natural Gas Production
- Metal and Mineral Mining
- Land / Stone Quarrying
3. Basic industry and chemicals: industri dasar mencakup usaha pengubahan material dasar menjadi barang setengah jadi; atau barang jadi yang masih akan diproses di sektor perekonomian selanjutnya. Industri kimia mencakup usaha pengolahan bahan-bahan terkait kimia dasar yang akan digunakan pada proses produksi selanjutnya dan industri farmasi.
- Cement
- Ceramics, Glass, Porcelain
- Metal And Allied Products
- Chemicals
- Plastics and Packaging
- Animal Feed
- Wood Industries
- Pulp and Paper
- Others
4. Miscellaneous industry: meliputi usaha pembuatan mesin-mesin berat maupun ringan; termasuk komponen penunjangnya.
- Machinery And Heavy Equipment
- Automotive and Components
- Textile, Garment
- Footwear
- Cable
- Electronics
5. Consumer good industry: usaha pengolahan yang mengubah bahan dasar/setengah jadi menjadi barang jadi yang umumnya dapat dikonsumsi pribadi/rumah tangga.
- Food And Beverages
- Tobacco Manufacturers
- Pharmaceuticals
- Cosmetics and Household
- Houseware
- Others
6. Property, real estate, and building Construction: konstruksi meliputi usaha pembuatan, perbaikan, pembongkaran rumah dan berbagai jenis gedung. Real estate mencakup usaha pembelian, penjualan, persewaan, dan pengoperasian berbagai macam bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal.
- Property and Real Estate
- Building Construction
7. Infrastructure, utility, and transportation: usaha yang meliputi penyediaan energi, sarana transportasi dan telekomunikasi, serta bangunan infrasruktur dan jasa-jasa penunjangnya. Bangunan infrastruktur meliputi bangunan non gedung dan rumah.
- Energy
- Toll Road, Airport, Harbor and Allied Products
- Telecommunication
- Transportation
- Non Building Construction
8. Finance: usaha terkait sektor keuangan, meliputi perantara keuangan, lembaga pembiayaan, asuransi, perusahaan efek, dan perusahaan investasi.
- Bank
- Financial Institution
- Securities Company
- Insurance
- Others
9. Trade, service, and investment: mencakup usaha perdagangan partai besar dan kecil/eceran, serta usaha terkait sektor jasa seperti hotel, restoran, komputer dan perangkatnya, periklanan dan media serta industri percetakan.
- Wholesale
- Retail Trade
- Restaurant, Hotel and Tourism
- Advertising, Printing & Media
- Healthcare
- Computer And Services
- Investment Company
- Others
Ada pula sub sektor nya, yaitu: 
1. Sektor utama, (industri penghasil bahan baku/industri pengolah sumber daya alami) 
2. Sektor kedua ( industri manufaktur/industri pengolahan) 

4. Jelaskan perbedaan antara obligasi korporasi, sukuk, Surat Berharga Negara (SBN), dan Efek Beragun Aset (EBA)!
Jawab: 
1. Obligasi: dinilai sebagai surat utang oleh perusahaan
2. Sukuk: menilai sebagai sertifikat atas kepemilikan atau pembelian aset
3. Surat Berharga Negara(SBN) surat hutang yg diterbitkan oleh negara dengan kupon atau pembayaran bunga secara diskonto yg berjangka waktu lebih dari 12 bulan dan dilunasi ketika jatuh tempo

5. Jelaskan keuntungan membeli efek bersifat utang!
Jawab: 
1. Memperoleh capital gain dari penjualan efek bersifat utang di pasar sekunder.
2. Memiliki risiko yang relatif lebih rendah dibandingkan instrumen lain seperti saham, di mana pergerakan harga saham lebih berfluktuatif dibandingkan harga efek bersifat utang

6. Jelaskan faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi harga wajar efek bersifat utang!
Jawab: 
Ketika peringkat efek bersifat utang mengalami penurunan, mengindikasikan tingkat risiko Penerbit dalam memenuhi kewajibannya menjadi lebih rendah yang pada akhirnya dapat berpotensi gagal bayar. Kondisi tersebut akan menyebabkan harga efek bersifat utang tersebut mengalami penurunan. Hal ini disebabkan permintaan atas efek bersifat utang juga mengalami penurunan karena efek bersifat utang tersebut dianggap tidak menarik bagi investor.

7. Apa yang dimaksud dengan Reksa Dana? Jelaskan keuntungan dan resiko Reksa Dana!
Jawab:
Reksa Dana merupakan salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.
Risiko dari reksa dana:

  1. Risiko Berkurangnya Nilai Unit Penyertaan
    Risiko ini dipengaruhi oleh turunnya harga dari Efek (saham, obligasi, dan surat berharga lainnya) yang masuk dalam portfolio Reksa Dana tersebut.
  2. Risiko Likuiditas
    Risiko ini menyangkut kesulitan yang dihadapi oleh Manajer Investasi jika sebagian besar pemegang unit melakukan penjualan kembali (redemption) atas unit-unit yang dipegangnya. Manajer Investasi kesulitan dalam menyediakan uang tunai atas redemption tersebut.
  3. Risiko Wanprestasi
    Risiko ini merupakan risiko terburuk, dimana risiko ini dapat timbul ketika perusahaan asuransi yang mengasuransikan kekayaan Reksa Dana tidak segera membayar ganti rugi atau membayar lebih rendah dari nilai pertanggungan saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti wanprestasi dari pihak-pihak yang terkait dengan Reksa Dana, pialang, bank kustodian, agen pembayaran, atau bencana alam, yang dapat menyebabkan penurunan NAB (Nilai Aktiva Bersih) Reksa Dana.

8. Jelaskan tentang kriteria seleksi saham Syariah oleh OJK!
Jawab:
Menurut jakarta islamic index 70(JII70 Index) yg diluncurkan oleh BEI pada tanggal 17 Mei 2018 adalah:
  • Saham syariah yang masuk dalam konstituen Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) telah tercatat selama 6 bulan terakhir
  • Dipilih 150 saham berdasarkan urutan rata-rata kapitalisasi pasar tertinggi selama 1 tahun terakhir
  • Dari 150 saham tersebut, kemudian dipilih 70 saham berdasarkan rata-rata nilai transaksi harian di pasar regular tertinggi.
  • 70 saham yang tersisa merupakan saham terpilih.
9. Ada berapa jenis sukuk dilihat dari penerbitnya? Apa saja prinsip Syariah yang harus diterapkan untuk penerbitan sukuk oleh korporasi?
Jawab: 
Ada 2 jenis Sukuk dilihat dari penerbitnya, yaitu:
1. Sukuk Korporasi
2. Sukuk negara
Prinsip  syariah yang harus di tetapkan untuk penerbitan Sukuk oleh korporasi adalah:
1. Aset berwujud tertentu (a’yan maujudat);  
2. Nilai manfaat atas aset berwujud (manafiul a’yan) tertentu baik yang sudah ada maupun yang akan ada;a
3. Jasa (al khadamat) yang sudah ada maupun yang akan ada;
4. Aset proyek tertentu (maujudat masyru’ mu’ayyan); dan/atau
5. egiatan investasi yang telah ditentukan (nasyath ististmarin khashah).

10. Sebutkan dan jelaskan tentang siapa saja yang termasuk dalam Self Regulatory Organization, jelaskan tentang fungsi masing-masing lembaga!
Jawab:
Ada 3, yaitu: BEI, KSEI, dan KPEI
1. BEI adalah pihak penyedia berbagai infrastruktur pasar modal mulai dari sistem pencatatan, sistem dan aturan perdagangan, dan memiliki kewenangan dalam pengawasannya.
2.Secara definisi, KSEI merupakan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di pasar modal Indonesia. Lembaga ini berdiri pada 23 Desember 1997 dan memperoleh izin operasional pada 11 November 1998.KSEI memiliki tugas untuk membantu dan mendukung BEI menciptakan pasar modal yang teratur, wajar, dan efisien. Terutama dari sisi transaksi.
3. Yaitu bertindak sebagai penjual untuk setiap pembeli dan sebagai pembeli untuk setiap penjual, dalam setiap penyelesaian transaksi atas instrumen investasi yang diperdagangkan di BEI.

Tidak ada komentar: