Kamis, 08 November 2018

Pengantar Bisnis


Pengertian Secara Umum
Kata “bisnis” berasal dari bahasa Inggris, yaitu “business” yang artinya kesibukan. Dalam konteks sederhana, yang dimaksud dengan kesibukan adalah melakukan suatu aktivitas atau pekerjaan yang memberikan keuntungan pada seseorang.

Kata bisnis dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Badan usaha:yaitu kesatuan Yuridis, teknis, dan ekonomis untuk                 mencari keuntungan.

2. Sektor pasar tertentu: contohnya pasar modal

3. Seluruh aktivitas pada komunitas produsesn barang dan jasa.

Pengertian menurut ahli:
1. Huat, T Chwee (1990)
Huat, T Chwee menyatakan bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society.
2. Steinford ( 1979)
Steinford menyatakan Business is an institution which produces goods and services demanded by people.” Artinya bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.
3. Griffin dan Ebert (1996)
Griffin dan Ebert mengemukakan pendapatnya yaitu: “Business is all those activities involved in providing the goods and services needed or desired by people”. Dalam pengertian ini bisnis sebagai aktifitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen. Dapat dilakukan oleh organisasi perusahaan yang memilki badan hukum, perusahaan yang memiliki badan usaha, maupun perorangan yang tidak memilki badan hukum maupun badan usaha seperti pedagang kaki lima, warung yang tidak memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Tempat Usaha (SIUP) serta usaha informal lainnya.
4. Glos, Steade dan Lowry (1996)
Glos, Steade dan Lowry menyatakan bisnis adalah sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan mentransformasikan berbagai sember daya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen.
Fungsi Bisnis
Semua kegiatan bisnis berfungsi untuk membuat sesuatu yang awalnya kurang bernilai menjadi sesuatu yang bernilai tinggi dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setelah diolah.
Adapun beberapa fungsi bisnis adalah sebagai berikut
Form Utility:
Adalah fungsi produksi dimana sebuah bisnis
yaitu fungsi produksi dimana sebuah bisnis menghasilkan suatu barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat.
Place Utility 
yaitu fungsi distribusi dimana sebuah bisnis menyalurkan suatu barang/ jasa ke lokasi terdekat yang bisa dijangkau konsumen.

Possessive Utility,
Merupakan fungsi penjualan dalam bisnis.

Time Utility
yaitu fungsi penyimpanan dan pemasaran dalam bisnis, dimana barang pada saat itu kurang bermanfaat untuk nanti dikeluarkan pada saat barang tersebut lebih bermanfaat.
Menurut Steinhoff dalam bukunya The World Of Business (1979), ada tiga fungsi utama dari suatu bisnis, yaitu:
  1. Acquiring RAW Material: Mengumpulkan/mencari bahan mentah
  2. Manufacturing RAW Material to Product: Mengubah jadi bahan jadi
  3. Distributing Product to Consumers: Yaitu menyalurakan bahan    mentah kepada konsumen.
Macam Macam Bisnis
Seperti yang dijelaskan di atas bahwa pengertian bisnis ini pada akhirnya akan merujuk pada skup atau sektor tertentu yang dicakup. Adapun macam-macam bisnis adalah sebagai berikut:

Bisnis Pertanian: Adalah jenis usaha pada bidang pertanian atau agro yang meliputi pertanian, perkebunan, pertenakan perikanan dan lain sebagainya.
·   Bisnis Pertanian, yaitu usaha di bidang pertanian atau agro bisnis yang meliputi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan lain-lain.
·   Bisnis Produksi Bahan Mentah, yaitu bidang usaha yang bergerak di sektor pertambangan, kehutanan, dan lain-lain, dimana produk yang dihasilkan adalah bahan mentah untuk diolah kembali.
·   Bisnis Manufaktur, yaitu usaha di bidang pengolahan bahan baku atau bahan mentah menjadi bahan jadi.
·   Bisnis Konstruksi, yaitu usaha di bidang pembangunan konstruksi atau infrastruktur, misalnya jalan raya, gedung bertingkat, bandara udara, dan lain-lain.
·   Bisnis Transportasi, yaitu usaha di bidang tranportasi yang membantu mobilitas masyarakat dalam menyalurkan barang.
·   Bisnis Komunikasi, yaitu usaha di bidang komunikasi yang membantu masyarakat dalam hal komunikasi dan informasi. Misalnya televisi, radioa, telepon, dan lainnya.
·   Bisnis Perdaganan Besar/ Kecil, yaitu usaha di bidang niaga yang berperan sebagai perantara antara produsen dengan konsumen.
·   Bisnis Finansial, Asuransi, dan Real Estate, yaitu usaha di bidang keuangan yang membantu masyarakat dalam hal kredit permodalan, asuransi, dan juga perencanaan dan kredit kepemilikan properti.
·   Bisnis Jasa, yaitu usaha yang kegiatannya menciptakan dan menjual produk tak berwujud, yaitu jasa, untuk menghasilkan keuntungan.

Arti Pengantar menurut KBBI:

Pengantar berarti pandangan umum secara ringkas sebagai pendahuluan (mengenai isi buku, ceramah, dan sebagainya)


Jadi, kesimpulan pengantar bisnis adalah: Pendahuluan tentang bisnis 


Sumber/Sourse: 
www.maxmanroe.com
www.sepengetahuan.co.id/2015/02/10-pengertian-bisnis-menurut-para-ahli-secara-lengkap
https://www.apaarti.com/pengantar.html
http://irlanggabayu18.blogspot.com



Selasa, 06 November 2018

Kasus Praktek Bisnis Yang Melanggar Etika


Pengertian Bisnis:
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

 Pengertian Etika:
adalah suatu norma atau aturan yang dipakai sebagai pedoman dalam berperilaku di masyarakat bagi seseorang terkait dengan sifat baik dan buruk.

Pengertian Etika Bisnis Menurut Para Ahli:
Menurut Hill dan Jones
Etika bisnis merupakan suatu ajaran untuk membedakan antara salah dan benar. Di mana hal tersebut dapat memberikan pembekalan kepada setiap pemimpin perusahaan ketika mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan masalah moral yang kompleks.
Menurut Velasques
Studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis.
Menurut Yosephus
Etika Bisnis secara hakiki merupakan Applied Ethics (etika terapan). Di sini, etika bisnis merupakan wilayah penerapan prinsip-prinsip moral umum pada wilayah tindak manusia di bidang ekonomi, khususnya bisnis. Jadi, secara hakiki sasaran etika bisnis adalah perilaku moral pebisnis yang berkegiatan ekonomi.
Menurut Steade Et Al
Etika bisnis adalah standar etika yang berkaitan dengan tujuan dan cara membuat keputusan bisnis.


Contoh praktek bisnis yang melanggar etika:
Contoh kasus :
1.     sebuah perusahaan yang merupakan suplier resmi dari SPBU tertentu melakukan kecurangan bisnis dengan mengoplos solar menjadi minyak tanah dan menjualnya kepada masyaraka. Hal ini tentu menjelekkan nama baik SPBU tersebut. Selain itu hal ini juga menyebabkan konsumen SPBU itu tidak percaya lagi dengan produk-produk dari SPBU tersebut.
2.     saat membeli buah-buahan. Buah yang sudah dipilih, saat membungkus buah pilihan tersebut pedagang menukarnya dengan buah-buahan yang tidak baik kualitasnya tanpa sepengetahuan pembeli. Atau kasus mengurangi timbangan. Alat timbangan dipasangi benda yang dapat memberatkan timbangan. Hal ini menyebabkan hasil timbangan akan berkurang.
3.     tindakan pengoplosan bahan baku dalam pembuatan makanan kecil atau makanan ringan. Juga tindakan pemberian zat-zat berbahaya pada makanan kecil yang dijual. Banyak tindakan menyimpang yang dilakukan oleh pebisnis, baik kecil maupun besar, untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda tanpa memikirkan efek negatif yang akan terjadi. Hal ini pada akhirnya hanya akan memyebabkan kerugian pada konsumen, juga pada perusahaan itu sendiri. Kepercayaan yang diberikan konsumen kepada perusahaan tersebut akan hilang, dan hanya akan membuat perusahaan tersebut kehilangan konsumennya.
4.     Iklan makanan terkemuka
Iklan ini bercerita sepasang kekasih yang harus pisah hanya karena orang tua perempuan tidak menyukai pasangan kekasih anaknya yang lebih suka memakan makanan secara makan langsung yang berbeda dengan sang ayah yang lebih meyukai makan secara dingin. Iklan ini tidak masuk akal dan tidak etis dikarenakan iklan ini disiarkan setiap waktu yaitu pagi, siang maupun malam banyak sekali anak-anak yang menyukai makanan tersebut saat menonton iklan itu, pasti dalam benak anak-anak hanya karena memakan makanan tersebut sepasang kekasih harus pisah dan dalam hal ini anak-anak berfikir bahwa sang ayah tidak adil untuk memisahkan anak perempuannya dengan kekasihnya hanya karna berbeda cara makannya.

source: 

  1. id.wikipedia.org/wiki/Bisnis
  2. www.maxmanroe.com
  3. www.jurnal.id
  4. http://intanpermatasarii.blogspot.com