Selecting a Form of Business Ownership(Memilih Bentuk Kepemilikan Bisnis)
Sasaran Pembelajarannya adalah:
- Menjelaskan bagaimana pemilik bisnis memilih bentuk kepemilikan usaha.
- Menjelaskan metode-metode kepemilikan usaha.
- Menjelaskan bagaimana pemilik bisnis dapat mengukur performan bisnisnya.
Tiga bentuk kepemilikan perusahaan yaitu:
- Perseorangan (Sole Proprietorship)
- Persekutuan (Partnership)
- Perseroan (Corporation)
Kepemilikan Perseorangan (Sole Proprietorship)
Perusahaan yang dimiliki seorang pemilik. Memiliki 4 sifat, yaitu:
- Pemilik tunggal.
- Menanggung seluruh tanggung jawab.
- 70% dari firma di USA.
- Menghasilkan kurang 10 % dari seluruh penghasilan usaha.
Kepemilikan Perseorangan (Sole Proprietorship)
Mempunyai beberapa keuntungan, yaitu:
- Mendapatkan semua profit.
- Kemudahan formasi.
- Kontrol penuh.
- Pajak lebih rendah.
Selain memiliki kelebihan, Kepemilikan Perseroan memiliki kekurangan, diantaranya:
- Menanggung semua kerugian.
- Kewajiban tidak terbatas.
- Keterbatasan keuangan.
- Keterbatasan skill.
Kepemilikan persekutuan (Partnerships)
Mempunyai beberapa keuntungan, yaitu:
- Pendanaan.
- Kerugian dibagi.
- Spesialisasi.
Selain memiliki kelebihan, Kepemilikan Persekutuan memiliki kekurangan, diantaranya:
- Kontrol dibagi.
- Hutang tidak terbatas.
- Keuntungan dibagi.
Jenis-jenis Persekutuan:
- Sekutu Umum (General Partnership)
- Sekutu kerja menjalankan bisnis sehari-hari.
- Sekutu kerja mempunyai tanggungjawab tanpa batas.
- Sekutu komanditer (Limited Partnership)
- Sekutu komanditer hanya menanam modal dalam bisnis.
- Sekutu komanditer adalah hanya dapat dikenakan kewajiban sampai kepada jumlah yang mereka menginvestasikan.
Kharateristik sebuah Perseroan
- Piagam Perseroan.(Corporate charter.)
- Penetapan anggaran rumah tangga (Establishment of bylaws).
- Pemegang saham (Stockholders).
- Dewan direktur (Board of directors).
Perseroan swasta vs Publik
Apabila dipegang pihak swasta:
- Korporasi yang secara pribadi dipegang kepemilikan terbatas ke kelompok kecil investor.
- Saham tidaklah diperdagangkan didepan umum.
Apabila dipegang pihak publik:
- Korporasi lebih besar.
- Saham diperdagangkan didepan umum.
- Tindakan pada awalnya mengeluarkan saham: menawarkan saham pada Publik
Perseroan (Corporations)
Mempunyai beberapa keuntungan, yaitu:
- Keterbatasan kewajiban.
- Akses dana.
- Transfer kepemilikan.
Selain memiliki kelebihan, Perseroan memiliki kekuraangan yaitu:
- Pembiayaan lebih mahal.
- Pengungkapan keuangan.
- Kompleksitas problem.
- Pajak lebih banyak.
Keberadaan Kepemilikan bisnis
Menggunakan metode:
- Mengumpamakan kepemilikan suatu bisnis keluarga
- Pembelian suatu bisnis yang ada
- Waralaba (Franchising)
Ada 3 jenis franchise, yaitu:
- Distributorship Dealer menjual produk yang dihasilkan oleh Pabrik. Example: Car dealers.
- Chain-Style Business Firma menggunakan nama dagang perusahaan dan mengikuti segala ketentuan. Example: McDonalds.
- Manufacturing Arrangement Perusahaan Pabrik sebuah produk dengan menggunkan formula dari perusahaan lain. Example: Microsoft.
Franchising(waralaba)
Mempunyai beberapa kelebihan, yaitu:
- Gaya Manajemen yang teruji/terbukti
- Pengakuan Nama.
- Dukungan keuangan.
Selain memiliki kelebihan, juga memiliki kerugian, diantaranya:
- Keuntungan dibagi.
- Menurunnya Kontrol.
Pengukuran capaian perusahaan
Pengukuran:
- Return on Investment (ROI).
- Risk of Investment.
Pengukuran capaian perusahaan
- Return on Investement(ROI)
- Nilai uang sebuah keuntungan setelah pajak sebuah perusahaan.
- Metoda yang lebih disukai untuk mengukur profitabilitas
Return on Equity= Earnings after tax Equity
Pengukuran capaian perusahaan & Risiko
- Risiko: Derajat ketidakpastian tentang keuntungan masa depan sebuah firma
Resiko dapat meliputi:
- Ketidak pastian penghasilan masa depan.
- Ketidak pastian biaya masa depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar