Pengertian
Bisnis:
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang
menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk
mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis
dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang
berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun
masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang
mendatangkan keuntungan.
Pengertian
Etika:
adalah
suatu norma atau aturan yang dipakai sebagai pedoman dalam berperilaku di
masyarakat bagi seseorang terkait dengan sifat baik dan buruk.
Pengertian Etika
Bisnis Menurut Para Ahli:
Menurut Hill dan Jones
Etika bisnis merupakan
suatu ajaran untuk membedakan antara salah dan benar. Di mana hal tersebut
dapat memberikan pembekalan kepada setiap pemimpin perusahaan ketika
mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan
masalah moral yang kompleks.
Menurut Velasques
Studi yang dikhususkan
mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar
moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku
bisnis.
Menurut Yosephus
Etika Bisnis secara
hakiki merupakan Applied Ethics (etika terapan). Di sini, etika bisnis
merupakan wilayah penerapan prinsip-prinsip moral umum pada wilayah tindak
manusia di bidang ekonomi, khususnya bisnis. Jadi, secara hakiki sasaran etika
bisnis adalah perilaku moral pebisnis yang berkegiatan ekonomi.
Menurut Steade Et Al
Etika bisnis adalah
standar etika yang berkaitan dengan tujuan dan cara membuat keputusan
bisnis.
Contoh praktek bisnis
yang melanggar etika:
Contoh kasus :
1.
sebuah perusahaan yang
merupakan suplier resmi dari SPBU tertentu melakukan kecurangan bisnis dengan
mengoplos solar menjadi minyak tanah dan menjualnya kepada masyaraka. Hal ini
tentu menjelekkan nama baik SPBU tersebut. Selain itu hal ini juga menyebabkan
konsumen SPBU itu tidak percaya lagi dengan produk-produk dari SPBU tersebut.
2.
saat membeli
buah-buahan. Buah yang sudah dipilih, saat membungkus buah pilihan tersebut
pedagang menukarnya dengan buah-buahan yang tidak baik kualitasnya tanpa
sepengetahuan pembeli. Atau kasus mengurangi timbangan. Alat timbangan
dipasangi benda yang dapat memberatkan timbangan. Hal ini menyebabkan hasil
timbangan akan berkurang.
3.
tindakan pengoplosan
bahan baku dalam pembuatan makanan kecil atau makanan ringan. Juga tindakan
pemberian zat-zat berbahaya pada makanan kecil yang dijual. Banyak tindakan
menyimpang yang dilakukan oleh pebisnis, baik kecil maupun besar, untuk
mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda tanpa memikirkan efek negatif yang
akan terjadi. Hal ini pada akhirnya hanya akan memyebabkan kerugian pada
konsumen, juga pada perusahaan itu sendiri. Kepercayaan yang diberikan konsumen
kepada perusahaan tersebut akan hilang, dan hanya akan membuat perusahaan
tersebut kehilangan konsumennya.
4. Iklan makanan terkemuka
Iklan ini bercerita
sepasang kekasih yang harus pisah hanya karena orang tua perempuan tidak
menyukai pasangan kekasih anaknya yang lebih suka memakan makanan secara makan
langsung yang berbeda dengan sang ayah yang lebih meyukai makan secara dingin.
Iklan ini tidak masuk akal dan tidak etis dikarenakan iklan ini disiarkan
setiap waktu yaitu pagi, siang maupun malam banyak sekali anak-anak yang
menyukai makanan tersebut saat menonton iklan itu, pasti dalam benak anak-anak
hanya karena memakan makanan tersebut sepasang kekasih harus pisah dan dalam
hal ini anak-anak berfikir bahwa sang ayah tidak adil untuk memisahkan anak
perempuannya dengan kekasihnya hanya karna berbeda cara makannya.
source:
source:
- id.wikipedia.org/wiki/Bisnis
- www.maxmanroe.com
- www.jurnal.id
- http://intanpermatasarii.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar