Selasa, 12 November 2019

Jabariyah dan Qadariyah

A. Qadariyah
Memiliki 2 arti
1. orang-orang yang memandang manusia berkuasa atas perbuatannya 
2. bebas untuk berbuat.

Qadariyah berasal dari kata qadara artinya berkuasa. 
Kedua, orang-orang yang memandang nasib manusia telah ditentukan aleh azal.
Kesimpulannya adalah: qadara di sini berarti menentukan, yaitu ketentuan Tuhan atau nasib. 

nama Qadariyah berasal dari pengertian bahwa manusia mempunyai qudrah atau kekuatan untuk melaksanakan kehendaknya , dan bukan berasal dari pengertian bahwa manusia terpaksa tunduk pada qadar Tuhan. 

Dalam istilah inggris paham ini dikenal dengan nama free will dan free act. 
Dengan paham tersebut, mereka beranggapan bahwa setiap aktifitas manusia adalah semata-mata keinginannya sendiri, yang terlepas dari kehendak Allah. Di antara mereka ada yang sangat ekstrim setingkat meniadakan qadar atau ketetapan Allah yang azali atas segala sesuatu sebelum terjadi. 

B. Jabariyah
nama Jabariyah berasal dari kata Arab jabara yang berarti alzama hu bi fi’lih, yaitu berkewajiban atau terpaksa dalam pekerjaannya. 
Manusia tidak mempunyai kemampuan dan kebebasan untuk melakukan sesuatu atau meninggalkan suatu perbuatan. Sebaliknya ia terpaksa melakukan kehendak atau perbuatannya sebagaimana telah ditetapkan Tuhan sejak zaman azali. Dalam filsafat Barat aliran ini desebut Fatalism atau Predestination. 

Paham ini menganggap semua takdir itu dari Allah. Oleh karena itu menurut mereka, seseorang menjadi kafir atau muslim adalah atas kehendak Allah. 
Paham ini juga berpendapat bahwa qada dan qadar Tuhan yang berlaku bagi segenap alam semesta ini, tidaklah memberi ruang atau peluang bagi adanya kebebasan manusia untuk berkehendak dan berbuat menurut kehendaknya. 

Kelompok jabariyah dibagi menjadi: Disini

Tidak ada komentar: