Sabtu, 20 April 2019

Analisis Tentang Permasalahan Perekonomian Indonesia untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur

Permasalahan ekonomi merupakan sebuah hal yang penting yang dapat menentukan bahwa negera tersebut sudah maju atau tidak. Jika sebuah negara bisa memperkecil permasalahan ekonomi yang ada dinegaranya, maka negara tersebut akan menjadi negara yang makmur dan maju. Di Indonesia masih banyak permasalahan ekonomi yang terjadi. Oleh sebab itu, masyarakat Indonesia masih sulit untuk berkembang dan makmur. Beberapa permasalahan ekonomi yang terjadi di Indonesia antara lain:

1. Pengangguran
Pengangguran merupakan PR yang cukup berat untuk pemerintah indonesia dan masyarakat indonesia, minimnya pendidikan dan keahlian yang dimiliki dengan lapangan pekerjaan yang terbatas adalah penyebab kenapa masih banyak sekali pengangguran yang ada. Bahkan, orang lulusan dari Universitas pun saat ini masih banyak sekali yang tidak bekerja. Solusi dan analisisnya yang dapat dilakukan untuk mengurangi pengangguran yang ada, antara lain:
  • Pemberian pelatihan atau trainee. Agar menciptakan SDM yang berkualitas tinggi, tidak hanya sekedar lulus dan mendapatkan ijazah saja.
  • Pemberian pengkreditan yang mudah. Untuk memudahkan calon pengusaha untuk membuka lapangan pekerjaan baru. 
  • Penyediaan info lapangan pekerjaan. Agar mengurangi angka pengangguran di Indonesia
2. Kemiskinan
Tingkat kemiskinan yang ada di Indonesia semakin tahun terus mengalami peningkatan. Kemiskinan terjadi karena banyaknya pengangguran, rendahnya pendidikan yang dimiliki, kurangnya perhatian pemerintah. Solusi dan analisisnya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemiskinan yang terjadi di Indonesia antara lain:

  • Meningkatkan pemberian subsidi pemerintah tepat sasaran. Agar meningkatkaan kesejahteraan rakyat yang benar membutuhkan subsidi tersebut.
  • Adanya program pemerintah untuk mengatasi kemiskinan, baik itu dari segi pendidikan maupun dari segi bantuan kesehatan dan kehidupan yang layak. Dari segi pendidikan: dengan memberikan beasiswa kepada siswa/i. Dari sisi kesehatan: mengurangi angka kematian yang disebabkan karena keterbatasan biaya Rumah Sakit
  • Penyediaan lapangan pekerjaan. Untuk mengurangi angka kejahatan yang disebabkan oleh kemiskinan.
3. SDA (Sumber daya Alam)

SDA di Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sumber daya alam yang sangat berlimpah, namun SDA tersebut masih belum bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh pemerintah dan masyarakat Indonesia yang menyebabkan SDA yang kita miliki dimanfaatkan oleh pihak luar (International) dengan peralatan yang canggih. Dan Indonesia hanya mendapatkan 1% (sekarang menjadi 51%) keuntungan dari kegiatan tersebut. Contohnya: PT. Freepot yang berada di Papua. Solusi dan analisis yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut antara lain:

  •  Memanfaatkan SDA yang terdekat dengan lingkungan kita dengan maksimal. Supaya mensejahterakan warga sekitar SDA tersebut.
  •  Melakukan kerja sama dengan pihak luar, baik hanya untuk hal yang kecil sekalipun. Untuk menutupi kekurangan alat dan teknologi yang minim yang dipunya.
  • Memaksimalkan SDA yang ada dengan teknologi yang ramah lingkungan. Dengan begitu tidak terlalu berdampak kepada lingkungan yang diambil SDA nya.
4. Korupsi 
korupsi yang ada di Indonesia setiap tahun terus meningkat, hal tersebut diakibatkan karena minimnya iman (tidak takut dengan dosa) dan desakan ekonomi dan keluarga. Korupsi ini tidak hanya terjadi di pemerintahan pusat, namun dalam pemerintah yang paling kecilpun terjadi. Penegakan hukum untuk para koruptor yang masih kurang tegas (karena yang penegak hukumnya aja korupsi wkwkwk:v) menjadikan alasan untuk para koruptor baru melakukan korupsi. Solusi dan analisnya yang dapat dilakukan antara lain:
  • Memperbaiki diri sendiri. Sebelum mengigatkan orang lain, lakukan dulu kepada diri sendiri agar yang korupsi tidak memberikan alasan yang seperti ini: "lu aja korupsi malah ngingetin gua buat tobat. Ngaca oi" :v
  • Memperkuat iman dan yakin jika kita selalu diawasi oleh tuhan (Allah SWT). Kita harus yakin kalau kiata tidak diawasi KPK, tapi diawasi Allah SWT dan takut akan azab nya.
  • Menanamkan anti korupsi untuk generasi muda, khususnya keluarga. Contohlah iklan t*kop*dia "mulai aja dulu" yang berarti dalam kasus ini harus ada yang memulai, kalo dari negara susah mulai dari rumah dulu aja kan yak :v
  • Penegasan hukum untuk para koruptor agar menimbulkan efek jera. Karena menurut analisis yang saya buat, banyak koruptor yang tidak jera karena minimnya hukuman tersebut(maling ayam 1=5 tahun + digebuk dulu pula. Maling uang rakyat=5 tahun. Pilih yang mana coba? :v). Paling tidak di tambahin di KTP nya di labelin "SAYA KORUPTOR" biar ada rasa jera dan tidak mau diulangi lagi.
5. Transmigrasi yang tidak merata
Transmigrasi besar-besaran yang dilakukan oleh masyarakat menjadikan sebuah permasalahan yang rumit. Tujuan
transmigrasi yang dilakukan masyarakat adalah untuk mendapatkan sebuah pekerjaan yang baik, tetapi karena minimnya skill(cuma punya badan ama sikil :v)Transmigrasi ini malah menyebabkan
kepadatan penduduk dikota dan gelandangan semakin banyak. Solusi dan analisis yang dilakukan adalah: 
  • Melakukan penyuluhan terhadap masyarakat tentang dampak transmigrasi. Banyak orang dari luar Jakarta yang berpikiran "kerja di Jakarta keren" atau "orang Jakarta banyak duitnya" padahal mereka cuma tamatan SMA/SMP yang sekarang aja jadi kasir minimal D3(kalo ga salah) dan bawa modal dari kampung minim alias pas pas-an (Iya kalo keterima kalo kagak? siap siap aja mamp*s :v) oleh sebab itu kenapa harus dikasih penyuluhan agar menghilangkan pikiran masyarakat luar Jakarta tentang "hidup di jakarta enak"(enak gundulmu kalo ga ada skill cuma sikil mau kaya mah palingan nge begal atau gak nge rampok. Kalo pas apes yaa.. paling bonyok + 7 tahun paling dikit nginep di hotel prodeo :v)
  • Menyediakan lapangan pekerjaan yang memadai didaerah desa. Alasan orang desa merantau ke Jakarta adalah minimnya lapangan kerja (kalo di desa biasanya kerjanya berhubungan dengan sawah :v) oleh sebab itu pemerintah harus menyediakan lapangan pekerjaan yang layak di desa.
6. Distribusi
Distribusi merupakan penyaluran barang dari produsen ke konsumen. Barang yang dihasilkan oleh produsen menjadi sebuah
pertanyaan untuk siapakah barang tersebut dihasilkan? Hal ini akan berkaitan dengan pendapatan. Pendapatan yang diterima oleh masyarakat menjadi sebuah dayaukur untuk masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dan membeli barang yang dibutuhkan. Sering sekali distribusi ke luar kota suka mengalami keterlambatan yang 
menyebabkan stok barang kosong dan barang sudah busuk atau layu(buah dan sayuran). Salah satu penyebabnya antara lain: Jalanan yang padat, ada mafia yang mengendalihan di balik layar yang nanti menyebabkan kelangkaan yang menjadikan harga melonjak tinggi. Solusi dan dan analisis yang dilakukan adalah:
  •  melakukan operasi pasar. Agar menghindari kartel yang dilakukan oleh mafia mafia di bidangnya(mafia daging, mafia sayur dll) 
  • mempunyai produsen cadangan. Agar menghindari stok barang habis yang menyebaban harga tinggi.
7. Investasi
Realisasi investasi yang telah dikeluarkan oleh BKPM berdasarkan Izin Usaha Tetap PMDN pada periode 1 Januari s/d 31 Desember 2007 sebanyak 159 proyek dengan nilai realisasi investasi sebesar US$. 34.878,7 miliar (34,88 triliun Rupiah). Sedangkan realisasi Investasi yang telah dikeluarkan oleh BKPM berdasarkan Izin Usaha Tetap PMA (FDI) pada periode 1
Januari s/d 31 Desember 2007 sebanyak 983 proyek dengan nilai realisasi investasi sebesar US$. 10.349,6 juta (10,34 milyar rupiah). Dibandingkan dengan FDI global yang selama 2007 mencapai rekor sebesar US$ 1.500 milyar dan FDI yang masuk ke Amerika Serikat sebesar US$ 193 miliar, nilai FDI yang masuk ke Indonesia masih sangat rendah yaitu 0,66% terhadap FDI dunia dan 5,18% terhadap FDI ke Amerika Serikat. Walau demikian, masuknya FDI ke Indonesia pada tahun 2007 ini jauh lebih baik dibandingkan dengan masa puncak pra krisis yaitu tahun 1996-1997 yang hanya mencapai US$ 2,98 miliar (1996) dan US$ 4,67 miliar (1997).
Menurut hemat penulis realisasi FDI ke Indonesia akan dapat lebih meningkat kalau dua faktor kunci untuk masuknya FDI dibenahi yaitu kondisi infrastruktur, dan masalah birokrasi yang bertele-tele.

8. Inflasi
Inflasi yang terjadi saat ini
mengakibatka meningkatnya harga kebutuhan hidup dan kebutuhan yang lainnya. hal tersebut sangat berkaitan dengan naiknya energi di dunia. Solusi dan analisisnya yang dapat dilakukan antara lain:
  • Pemberlakukan kebijakan dalam sektor moneter, yaitu bank BI melakukan peningkatan BI rate disetiap akhir bulan yang akan menekan inflasi namun akan berdampakn pada sektor rill. Tapi, BI rate hanya bisa di lakukan dalam jangka pendek, apabila dilakukan dalam jangka panjang akan menyebabkan pengangguran meningkat karena peredaran uang sedikit.
  •  Pemberlakukan kebijakan fiskal dalam bidang perpajakan. Hal tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat inflasi yang terjadi. Tapi jika dilakukan dalam jangka panjang akan menyebabkan inflasi tinggi karena uang beredar bebas.

Definisi Analisis: Disini
PDF nya: Disini

Tidak ada komentar: